Kunjungan Virtual PT. INDO BRYANT MAJU

Kunjungan Virtual PT. INDO BRYANT MAJU
27/7/2021 Jam 14.00 secara resmi kunjungan virtual ke PT. INDO BRYANT MAJU dilaksanakan yang diwakili dari CIMA Bapak Ketua Umum , Sekjen dan Pak Doddy sementara dari PT. INDO BRYANT MAJU diwakili oleh Ibu Farida. Dalam kunjungan tersebut dipaparkan mengenai sekilas CIMA dan apa saja kegiatan yang sudah dan akan dilakukan CIMA dimasa datang , Selamat pada PT. Indo Bryant Maju sebagai Anggota CIMA Baru dan kami akan kirimkan sertifikat ke Anggotaan serta beberapa cinderamata esok hari, Jayalah CIMA Jayalah INDONESIA.

Saturday, 25 August 2018 | 21:14 | 0 Comments

Wawancara penelitian di Indonesia dengan tema “Trafficking in Persons Profile in the Fishing Industry” yang dilakukan oleh IOM

Date: 23 Aug. 2018, Time: 14.00 , Facilitator: CIMA /IOM/PT. Harini, In Attendance Raden Andrean Sangabie SANCAYA (IOM), M. Sumardi ( PT. Harini), Syarief Firdaus ( PT. Harini), Liliek HS ( PT. Harini ).
Agenda : Wawancara penelitian di Indonesia dengan tema “Trafficking in Persons Profile in the Fishing Industry” yang dilakukan oleh IOM, Perihal : Mengetahui lebih detail mengenai proses perekrutan tenaga kerja migran indonesia di sektor perkapalan dan perikanan dari sektor pelaku usaha.
Pembahasan :  1. Mengenai system perekrutan  pelaut perikanan di PT. Harini Duta Ayu adalah mengacu panduan mutu SIUPPAK yang sesuai dengan MLC 2006, 2. Permasalahan Peraturan yang mengatur pelaut di Indonesia masih tumpang tindih. Seperti BNP2TKI, KKP, HUBLA, KEMENAKER. 3. Banyak Manning agent untuk Awak kapal Perikanan yang Ilegal atau tidak mempunyai Izin tapi bisa menempatkan Awak Kapal Perikanan di Luar Negeri. 4. Anggota CIMA 90 persen untuk Awak Kapal Perikanan mempunyai Izin SIUPPAK yang sisanya masih dalam proses pengurusan per izinan di Kemenhub. 5. Permasalahan Trafiking di anggota CIMA untuk Awak kapal perikanan sampai sekarang belum ada terjadi. 6. CIMA khususnya Manning Agent Kapal Perikanan masih menunggu turunan UU No. 18/2018 dari Kemenaker yang berupa PP semoga tidak memberatkan bagi anggota CIMA telah mempunyai izin resmi
Infomarsi Tambahan : 1. Hasil penelitian IOM nanti akan di sampaikan CIMA setelah selesai semuanya. 2. IOM adalah Lembaga di bawah PBB dan Indonesia belum sebagai anggota penuh dan cuma sebagai Obsever.
Penutup : 1. IOM (Andrean Sancaya) mengucapkan terima kasih kepada CIMA dan PT. Harini Duta Ayu yang telah bersedia meluang waktunya untuk wawancara. 2. Semoga CIMA dapat sebagai partner beberapa kegiatan IOM dan kerjasama lainnya. (dd)
È
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by consortium Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.